6 Tipe Hosting yang Perlu Anda Ketahui Sebelum Memakainya

Tipe Hosting

0

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

loveyourcode.com – Hosting merupakan tempat untuk menyimpan data-data dari website sehingga mudah untuk diakses. Untuk mengaksesnya tentu saja menggunakan domain. Data yang dapat disimpan dapat berupa file, email, gambar, maupun data lainnya. Hosting dibuat agar halaman web yang anda punya selalu dalam keadaan online. Jadi, anda tidak usah repot-repot untuk memakai komputer yang selalu online di rumah atau kantor. Hosting yang digunakan pun bermacam-macam mulai dari yang berbayar hingga yang gratisan. Sebelum anda memilih jenis hosting untuk wordpress anda, ada baiknya terlebih dahulu mengenal beberapa jenis hosting di bawah ini, yaitu:

 

  1. Reseller Web Hosting
6 Tipe hosting
Tipe Hosting

Reseller web hosting adalah orang yang menjual kembali hosting setelah membeli dari provider web hosting. Harga yang dijual ke klien ditentukan oleh reseller sendiri. Reseller web hosting dimaksudkan agar pengguna mememiliki web host sendiri. Ketika anda menjadi seorang reseller web hosting, tentunya tanpa disadari, anda juga telah menjadi seorang provider web. Anda bisa membuat nama server sendiri dan mulai menawarkannya ke beberapa klien yang membutuhkan hosting. Hal ini tentunya akan membuat anda lebih bertanggung jawab karena hosting dengan kualitas yang bagus akan menarik perhatian klien.

 

  1. Shared/Virtual Web Hosting
6 Tipe hosting
Tipe Hosting

Shared/virtual web hosting menempatkan satu situs web pada server yang sama dan nantinya akan saling berbagai dengan situs-situs lainnya.

baca juga : Inilah Cara Membuat List HTML Sederhana Pada Sebuah Blog

Biasanya, fitur pada layanan ini bisa cukup banyak dan semua domain pada umumnya bisa berbagi sumber daya dari server tersebut. Hanya saja performa dan tingkat keamanannya tidak cukup baik meskipun harga yang ditawarkan murah.

 

  1. Virtual Private Server (VPS) Hosting
6 Tipe hosting
Tipe Hosting

VPS merupakan jenis hosting dengan sistem teknologi cloud yang dapat meningkatkan performa suatu website. Dari segi keamanannya, hosting tipe ini mempunyai tingkat keamanan server yang dapat dijamin oleh provider sehingga anda tidak perlu ragu lagi untuk tidak memakainya. Perlu anda ingat, jika ingin memakai sebuah hosting lihatlah tingkat kemanannya. Hal ini untuk melindungi data website anda dari berbagai kemungkinan masalah yang tidak diinginkan terjadi.

 

  1. Cloud Hosting
6 Tipe hosting
Tipe Hosting

Cloud Hosting merupakan jenis hosting dengan prinsip “Divide and Rule” yang berarti website dapat tersebar di lebih dari satu web server dalam keadaan online.

Dalam sistem Cloud Hosting, web tidak hanya berpatokan pada satu server melainkan sekelompok server yang saling berinteraksi. Masing-masing server memiliki fungsi masing-masing. Jika ada masalah yang terjadi pada satu server, maka server yang lain akan mengambil alih. Selain itu, Cloud hosting menyimpan data menggunakan SSD berkecepatan tinggi dan data yang ada akan di back up setiap hari secara otomatis di dalam sebuah server.

Cloud hosting di desain khusus untuk meningkatkan performa dari wordpress hosting anda. Salah satu keunggulan dari hosting ini adalah adanya layanan perhitungan tagihan sehingga anda hanya membayar berdasarkan yang anda gunakan dan anda tidak perlu khawatir terhadap keterbatasan hardware karena Cloud hosting dapat menjamin semua kebutuhan anda terpenuhi. Dibandingan dengan Dedicated hosting, Cloud hosting memiliki harga yang jauh lebih mahal.

 

  1. Dedicated Hosting

 

Jika dibandingkan dengan jenis hosting lainnya, Dedicated hosting menawarkan web server sendiri yang dapat membuat anda lebih privacy atau leluasa dalam menggunakan server. Dedicated server hanya menyediakan satu akun hosting yang dapat anda kelola sendiri tanpa ada pihak lainnya, tidak seperti pada “Shared Hosting”.

baca juga : Inilah Rahasia Penggunaan Twitter yang Belum Banyak Diketahui

Beberepa klien yang terjun dalam dunia bisnis lebih memilih dedicated hosting dibandingkan hosting lainnya karena klien tidak perlu lagi direpotkan oleh segala jenis instalasi maupun konfigurasi server hosting. Provider hosting lah yang bertanggung jawab penuh terhadap perangkat keras maupun jaringan yang dipakai. Dari segi keamanan, tentunya Dedicated hosting mempunyai tingkat keamanan yang tinggi karena tidak ada campur tangan dari pihak lain dalam menggunakan server. Hanya saja, hosting jenis ini memiliki harga yang cukup mahal.

 

  1. Hosting Free (gratisan)
6 Tipe hosting
Tipe Hosting

Selain beberapa hosting di atas, ada juga hosting yang tidak berbayar alias gratis. Hanya saja, hosting gratis ini mempunyai layanan yang terbatas dan biasanya banyak iklan luar yang akan muncul di website anda. Ini memungkinkan anda tidak dapat memiliki domain pribadi. Selain itu, jika anda memilih hosting gratis, perlu dipertimbangkan secara matang karena ada beberapa kekurangan dalam menggunakan hosting ini, diantaranya adalah provider dari hosting gratis ini bisa saja menutup layanan hosting nya kapan saja sehingga anda harus memindahkan data anda ke server yang baru.

Selain itu, dari segi keamanan sangat kurang karena provider pada umumnya memang tidak mengeluarkan banyak biaya untuk meningkatkan keamanan hosting sehingga sangat mudah untuk di-hack. Fakta lainnya yang perlu anda tahu adalah tidak adanya tambahan bandwidth ketika terjadi peningkatan traffic, mengingat pengguna hosting gratis ini sangat banyak.

Nah, itulah 6 jenis hosting yang perlu anda ketahui sebelum memakainya pada wordpress anda. Pastikan hosting yang anda pilih berasal dari provider yang bertanggung jawab terhadap hosting yang ditawarkan, mulai dari kualitas hingga tingkat keamanannya.

Get real time updates directly on you device, subscribe now.

Leave A Reply

Your email address will not be published.